Kumpulan Pengertian Menurut Para Ahli

Tampilkan postingan dengan label IPA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IPA. Tampilkan semua postingan

Senin, 28 September 2020

Pengertian dan Jenis-Jenis Antibiotika

Pengertian dan Jenis-Jenis Antibiotika

 

Pengertian Antibiotika 

Antibiotika adalah segolongan molekul, baik alami maupun sintetik, yang mempunyai efek menekan atau menghentikan suatu proses biokimia pada organisme, khususnya dalam proses infeksi oleh bakteri. Penggunaan antibiotika khususnya berkaitan dengan pengobatan penyakit infeksi, meskipun dalam bioteknologi dan rekayasa genetika juga digunakan sebagai alat seleksi terhadap mutan atau transforman. Antibiotika bekerja seperti pestisida dengan menekan atau memutus satu mata rarai metabolisme, hanya saja targetnya adalah molekul bakteri. Antibiotika berbeda dengan desinfektan dalam hal cara kerjanya, yaitu desinfektan membunuh kuman dengan menciptakan lingkungan yang tidak wajar bagi kuman untuk hidup. 

Tidak seperti pengobatan infeksi sebelumnya, yang menggunakan racun seperti strychnine, antibiotika dijuluki “peluru ajaib” : obat yang membidik penyakit tanpa melukai inangnya. Antibiotik tidak efektif menangani infeksi akibat virus, jamur, atau nonbakteri lainnya, dan setiap antibiotika sangat beragam keefektifannya dalam melawan berbagai jenis bakteri. Ada antibiotika yang membidik bakteri gram negatif atau gram positif, ada pula yang spektrumnya lebih luas. Keefektifannya juga bergantung pada lokasi infeksi dan kemampuan antibiotik mencapai lokasi tersebut. 




Jenis-jenis Antibiotik 

Antibiotik sefalosporin. Antibiotik sefalosporin termasuk cefazolin, cefoxitin, sefotaksim, cefuroxime, dan moxalactam. Antibiotik pertama kali diproduksi oleh jamur Cephalosporium. Cara kerjanya yaitu dengan mencegah sintesis dinding sel bakteri, dan paling berguna terhadap bakteri Gram-positif, antibiotik sefalosporin baru juga efektif terhadap bakteri Gram-negatif. Sefalosporin sangat berguna melawan bakteri resisten penisilin dan sering digunakan sebagai pengganti penisilin. 

Antibiotik aminoglikosida. Antibiotik aminoglikosida menghambat sintesis protein pada bakteri Gram-negatif. Anggota kelompok ini termasuk antibiotik gentamisin, kanamisin, tobramycin, dan streptomisin. Awalnya terisolasi dari anggota bakteri genus Streptomyces, para aminoglikosida sekarang diproduksi secara sintetis atau semisynthetically. Streptomisin efektif terhadap bakteri TBC. Efek negatif dari aminoglikosida adalah dapat merusak pendengaran. 

Antibiotik tetrasiklin. Antibiotik tetrasiklin adalah obat broaadspectrum yang menghambat pertumbuhan bakteri Gram-negatif, rickettsia, klamidia, dan bakteri Gram-positif tertentu. Cara kerjanya yaitu dengan menghambat sintesis protein. Dibandingkan dengan antibiotik lainnya, tetrasiklin memiliki efek samping yang relatif ringan tetapi antibiotik ini dikenal dapat menghancurkan bakteri bermanfaat dalam tubug dan juga dapat mengganggu dengan menumpuk kalsium dalam tubuh, sehingga mereka tidak disarankan digunakan pada anak-anak yang sangat muda. Awalnya diisolasi dari anggota genus Streptomyces, tetrasiklin termasuk antibiotik seperti minocycline, doxycycline, dan tetrasiklin. 

Antibiotik eritomisin bisa digunakan sebagai pengganti penisilin ketika terdapat kesensitivitasan atau alergi pada penisilin. Eritromisin berguna terhadap bakteri Gram-positif dan telah ditemukan efektif terhadap organisme yang menyebabkan Legionnaires dan pneumonia mikoplasma. 

Antibiotik bacitracin digunakan untuk pengobatan infeksi kulit karena bakteri Gram-positif. Antibiotik ini menghambat sintesis dinding sel bakteri dan dapat digunakan secara internal, tetapi dapat menyebabkan kerusakan ginjal. 

Antibiotik vancomycin saat ini digunakan terhadap bakteri yang menampilkan resistensi terhadap penisilin, sefalosporin, dan antibiotik lainnya. Vancomycin adalah antibiotik sangat mahal dengan berbagai efek samping, dan digunakan dalam situasi yang darurat. 

Antibiotik kloramfenikol efektif terhadap berbagai bakteri termasuk bakteri Gram-positif dan Gram-negatif, rickettsia, dan klamidia. Namun, memiliki efek samping yang serius seperti anemia aplastik (sel darah tanpa hemoglobin), dan dapat menyebabkan sindrom abu-abu (sejenis kolaps kardiovaskular) pada bayi. Oleh karena itu, digunakan untuk hanya infeksi bakteri yang paling serius seperti demam tifoid dan meningitis.


Sekian uraian tentang Pengertian dan Jenis-Jenis Antibiotika, semoga bermanfaat.
Pengertian dan Jenis-Jenis Antibiotika

Pengertian dan Jenis-Jenis Antibiotika

Pengertian Antibiotika 

Antibiotika adalah segolongan molekul, baik alami maupun sintetik, yang mempunyai efek menekan atau menghentikan suatu proses biokimia pada organisme, khususnya dalam proses infeksi oleh bakteri. Penggunaan antibiotika khususnya berkaitan dengan pengobatan penyakit infeksi, meskipun dalam bioteknologi dan rekayasa genetika juga digunakan sebagai alat seleksi terhadap mutan atau transforman. Antibiotika bekerja seperti pestisida dengan menekan atau memutus satu mata rarai metabolisme, hanya saja targetnya adalah molekul bakteri. Antibiotika berbeda dengan desinfektan dalam hal cara kerjanya, yaitu desinfektan membunuh kuman dengan menciptakan lingkungan yang tidak wajar bagi kuman untuk hidup. 

Tidak seperti pengobatan infeksi sebelumnya, yang menggunakan racun seperti strychnine, antibiotika dijuluki “peluru ajaib” : obat yang membidik penyakit tanpa melukai inangnya. Antibiotik tidak efektif menangani infeksi akibat virus, jamur, atau nonbakteri lainnya, dan setiap antibiotika sangat beragam keefektifannya dalam melawan berbagai jenis bakteri. Ada antibiotika yang membidik bakteri gram negatif atau gram positif, ada pula yang spektrumnya lebih luas. Keefektifannya juga bergantung pada lokasi infeksi dan kemampuan antibiotik mencapai lokasi tersebut. 




Jenis-jenis Antibiotik 

Antibiotik sefalosporin. Antibiotik sefalosporin termasuk cefazolin, cefoxitin, sefotaksim, cefuroxime, dan moxalactam. Antibiotik pertama kali diproduksi oleh jamur Cephalosporium. Cara kerjanya yaitu dengan mencegah sintesis dinding sel bakteri, dan paling berguna terhadap bakteri Gram-positif, antibiotik sefalosporin baru juga efektif terhadap bakteri Gram-negatif. Sefalosporin sangat berguna melawan bakteri resisten penisilin dan sering digunakan sebagai pengganti penisilin. 

Antibiotik aminoglikosida. Antibiotik aminoglikosida menghambat sintesis protein pada bakteri Gram-negatif. Anggota kelompok ini termasuk antibiotik gentamisin, kanamisin, tobramycin, dan streptomisin. Awalnya terisolasi dari anggota bakteri genus Streptomyces, para aminoglikosida sekarang diproduksi secara sintetis atau semisynthetically. Streptomisin efektif terhadap bakteri TBC. Efek negatif dari aminoglikosida adalah dapat merusak pendengaran. 

Antibiotik tetrasiklin. Antibiotik tetrasiklin adalah obat broaadspectrum yang menghambat pertumbuhan bakteri Gram-negatif, rickettsia, klamidia, dan bakteri Gram-positif tertentu. Cara kerjanya yaitu dengan menghambat sintesis protein. Dibandingkan dengan antibiotik lainnya, tetrasiklin memiliki efek samping yang relatif ringan tetapi antibiotik ini dikenal dapat menghancurkan bakteri bermanfaat dalam tubug dan juga dapat mengganggu dengan menumpuk kalsium dalam tubuh, sehingga mereka tidak disarankan digunakan pada anak-anak yang sangat muda. Awalnya diisolasi dari anggota genus Streptomyces, tetrasiklin termasuk antibiotik seperti minocycline, doxycycline, dan tetrasiklin. 

Antibiotik eritomisin bisa digunakan sebagai pengganti penisilin ketika terdapat kesensitivitasan atau alergi pada penisilin. Eritromisin berguna terhadap bakteri Gram-positif dan telah ditemukan efektif terhadap organisme yang menyebabkan Legionnaires dan pneumonia mikoplasma. 

Antibiotik bacitracin digunakan untuk pengobatan infeksi kulit karena bakteri Gram-positif. Antibiotik ini menghambat sintesis dinding sel bakteri dan dapat digunakan secara internal, tetapi dapat menyebabkan kerusakan ginjal. 

Antibiotik vancomycin saat ini digunakan terhadap bakteri yang menampilkan resistensi terhadap penisilin, sefalosporin, dan antibiotik lainnya. Vancomycin adalah antibiotik sangat mahal dengan berbagai efek samping, dan digunakan dalam situasi yang darurat. 

Antibiotik kloramfenikol efektif terhadap berbagai bakteri termasuk bakteri Gram-positif dan Gram-negatif, rickettsia, dan klamidia. Namun, memiliki efek samping yang serius seperti anemia aplastik (sel darah tanpa hemoglobin), dan dapat menyebabkan sindrom abu-abu (sejenis kolaps kardiovaskular) pada bayi. Oleh karena itu, digunakan untuk hanya infeksi bakteri yang paling serius seperti demam tifoid dan meningitis.


Sekian uraian tentang Pengertian dan Jenis-Jenis Antibiotika, semoga bermanfaat.

Rabu, 23 September 2020

Pengertian Getaran dan Gelombang Beserta Contohnya

Pengertian Getaran dan Gelombang Beserta Contohnya

 Pengertian Getaran 

  • Getaran: gerak bolak-balik di sekitar titik setimbang. 
  • Gerak harmonik: getaran dengan gaya pemulih sebanding dengan simpangannya. 
  • Getaran merupakan gerak berulang (periodik). 



Besaran-besaran Getaran 
  • Simpangan (y): jarak posisi benda di ukur terhadap kedudukan setimbang. 
  • Amplitudo (A): simpangan terbesar (maksimum). 
  • Periode (T): waktu yang dibutuhkan untuk melakukan satu getaran. 
  • Frekuensi (f): banyaknya getaran yang terjadi dalam 1 sekon. 

  • Hubungan antara periode dengan frekuensi:



Contoh Getaran





Pengertian Gelombang 
  • Gelombang merupakan getaran yang merambat. 
  • Selama merambat, gelombang memindahkan energi. 

Besaran-besaran Gelombang 
  • Periode (T): waktu yang dibutuhkan untuk membentuk satu gelombang. 
  • Frekuensi (f): banyaknya gelombang yang merambat setiap detik. 
  • Simpangan (y): jarak posisi titik pada gelombang terhadap titik setimbang. 
  • Amplitudo (A): simpangan terbesar. 
  • Panjang gelombang (ℷ: jarak yang ditempuh gelombang dalam satu periode. 
  • Kecepatan rambat gelombang (v): jarak yang ditempuh gelombang setiap satuan waktu. 
  • Hubungan antara panjang gelombang, kecepatan rambat, frekuensi dan periode 


Jenis-jenis Gelombang 
Gelombang dibedakan berdasarkan: 
➣arah getar: 
  • gelombang transversal: arah getar tegak lurus arah rambat. 
  • gelombang longitudinal: arah getar sejajar arah rambat. 
➣simpangannya: 
  • gelombang berjalan 
  • gelombang stasioner 
➣medium: 
  • gelombang mekanik: membutuhkan medium perambatan. 
  • gelombang elektromagnetik: tidak membutuhkan medium perambatan. 

Sifat-sifat Gelombang 
Suatu gelombang dapat mengalami: 
  • Pemantulan (refleksi) 
  • Pembiasan (refraksi) 
  • Interferensi: perpaduan dua atau lebih gelombang yang kohern. 
  • Difraksi: pembelokan gelombang oleh celah sempit. 
  • Polarisasi: pengutuban.





Sumber:
Tim Abdi Guru. 2007. IPA Terpadu untuk SMP Kelas VIII. Jakarta: Erlangga.


Sekian urain tentang Pengertian Getaran dan Gelombang Beserta Contohnya, semoga bermafaat,
Pengertian Getaran dan Gelombang Beserta Contohnya

Pengertian Getaran dan Gelombang Beserta Contohnya

Pengertian Getaran 
  • Getaran: gerak bolak-balik di sekitar titik setimbang. 
  • Gerak harmonik: getaran dengan gaya pemulih sebanding dengan simpangannya. 
  • Getaran merupakan gerak berulang (periodik). 



Besaran-besaran Getaran 
  • Simpangan (y): jarak posisi benda di ukur terhadap kedudukan setimbang. 
  • Amplitudo (A): simpangan terbesar (maksimum). 
  • Periode (T): waktu yang dibutuhkan untuk melakukan satu getaran. 
  • Frekuensi (f): banyaknya getaran yang terjadi dalam 1 sekon. 

  • Hubungan antara periode dengan frekuensi:



Contoh Getaran





Pengertian Gelombang 
  • Gelombang merupakan getaran yang merambat. 
  • Selama merambat, gelombang memindahkan energi. 

Besaran-besaran Gelombang 
  • Periode (T): waktu yang dibutuhkan untuk membentuk satu gelombang. 
  • Frekuensi (f): banyaknya gelombang yang merambat setiap detik. 
  • Simpangan (y): jarak posisi titik pada gelombang terhadap titik setimbang. 
  • Amplitudo (A): simpangan terbesar. 
  • Panjang gelombang (ℷ: jarak yang ditempuh gelombang dalam satu periode. 
  • Kecepatan rambat gelombang (v): jarak yang ditempuh gelombang setiap satuan waktu. 
  • Hubungan antara panjang gelombang, kecepatan rambat, frekuensi dan periode 


Jenis-jenis Gelombang 
Gelombang dibedakan berdasarkan: 
➣arah getar: 
  • gelombang transversal: arah getar tegak lurus arah rambat. 
  • gelombang longitudinal: arah getar sejajar arah rambat. 
➣simpangannya: 
  • gelombang berjalan 
  • gelombang stasioner 
➣medium: 
  • gelombang mekanik: membutuhkan medium perambatan. 
  • gelombang elektromagnetik: tidak membutuhkan medium perambatan. 

Sifat-sifat Gelombang 
Suatu gelombang dapat mengalami: 
  • Pemantulan (refleksi) 
  • Pembiasan (refraksi) 
  • Interferensi: perpaduan dua atau lebih gelombang yang kohern. 
  • Difraksi: pembelokan gelombang oleh celah sempit. 
  • Polarisasi: pengutuban.





Sumber:
Tim Abdi Guru. 2007. IPA Terpadu untuk SMP Kelas VIII. Jakarta: Erlangga.


Sekian urain tentang Pengertian Getaran dan Gelombang Beserta Contohnya, semoga bermafaat,

Selasa, 23 Februari 2016

Pengertian Metagenesis

Pengertian Metagenesis

Pengertian Metagenesis - Perubahan pada tumbuhan merupakan perubahan pergantian keturunan. Dalam satu siklus hidup terjadi pergantian keturunan antara individu penghasil spora dan individu penghasil sperma. Pada pergiliran keturunan, individu yang menghasilkan spora berbeda dengan individu yang menghasilkan sperma. 

Antara dua individu tersebut tidak pernah hidup bersamaan, masa hidup mereka saling bergantian, sehingga disebut pergiliran keturunan atau metagenesis. Metagenesis ini terjadi pada tumbuhan paku dan lumut. 

Metagenesis pada tumbuhan lumut dapat dilihat bagan pada gambar berikut.

Gambar: Pergiliran Keturunan Pada Lumut


Gambar: Pergiliran Keturunan Tumbuhan Paku


Sumber:
Syamsuri, Istamar dkk. 2007. Biologi untuk SMA Kelas X.Jakarta:Penerbit Erlangga.

Sekian uraian tentang Pengertian Metagenesis, semoga bermanfaat.

Sabtu, 06 Februari 2016

Pengertian Magnet | Apa Itu Magnet?

Pengertian Magnet | Apa Itu Magnet?

Apa Itu Magnet? | Magnet atau magnit adalah suatu obyek yang mempunyai suatu medan magnet. Asal kata magnet diduga dari kata magnesia yaitu nama suatu daerah di Asia kecil.



Menurut cerita di daerah itu sekitar 4.000 tahun yang lalu telah ditemukan sejenis batu yang memiliki sifat dapat menarik besi atau baja atau campuran logam lainnya. Benda yang dapat menarik besi atau baja inilah yang disebut magnet.
Didalam kehidupan sehari-hari kata “magnet” sudah sering kita dengar, namun sering juga berpikir bahwa jika mendengar kata magnet selalu berkonotasi menarik benda. Untuk bisa mengambil suatu barang dari logam (contoh obeng besi) hanya dengan sebuah magnet, misalkan pada peralatan perbengkelan biasanya dilengkapi dengan sifat magnet sehingga memudahkan untuk mengambil benda yang jatuh di tempat yang sulit dijangkau oleh tangan secara langsung.


 
Gambar: Proses Kerja Magnet

Bahkan banyak peralatan yang sering digunakan, antara lain bel listrik, telepon, dinamo, alat-alat ukur listrik, kompas yang semuanya menggunakan bahan magnet.
Magnet dapat dibuat dari bahan besi, baja, dan campuran logam serta telah banyak dimanfaatkan untuk industri otomotif dan lainnya. Sebuah magnet terdiri atas magnet-magnet kecil yang memiliki arah yang sama (tersusun teratur), magnet-magnet kecil ini disebut magnet elementer.

 
Gambar: Susunan Magnet Elementer

Pada logam yang bukan magnet, magnet elementernya mempunyai arah sembarangan (tidak teratur) sehingga efeknya saling meniadakan, yang mengakibatkan tidak adanya kutub-kutub magnet pada ujung logam.

Setiap magnet memiliki dua kutub, yaitu: utara dan selatan. Kutub magnet adalah daerah yang berada pada ujung-ujung magnet dengan kekuatan magnet yang paling besar berada pada kutub-kutubnya.

 

Gambar: Kutub Magnet

Magnet dapat menarik benda lain, beberapa benda bahkan tertarik lebih kuat dari yang lain, yaitu bahan logam. Namun tidak semua logam mempunyai daya tarik yang sama terhadap magnet.
Besi dan baja adalah dua contoh materi yang mempunyai daya tarik yang tinggi oleh magnet. Sedangkan oksigen cair adalah contoh materi yang mempunyai daya tarik yang rendah oleh magnet.
Satuan intensitas magnet menurut sistem metrik Satuan Internasional (SI) adalah Tesla dan SI unit untuk total fluks magnetik adalah weber (1 weber/m2 = 1 tesla) yang mempengaruhi luasan satu meter persegi.
Medan MagnetMedan magnet adalah daerah disekitar magnet yang masih merasakan adanya gaya magnet. Jika sebatang magnet diletakkan dalam suatu ruang, maka terjadi perubahan dalam ruang ini yaitu dalam setiap titik dalam ruang akan terdapat medan magnetik. Arah medan magnetik di suatu titik didefenisikan sebagai arah yang ditunjukkan oleh kutub utara jarum kompas ketika ditempatkan pada titik tersebut.

 
Gambar: Medan Magnet



Sekian Pengertian Magnet, semoga artikel ini dapat bermanfaat..

Sabtu, 02 Mei 2015

Pengertian (Ilmu Pengetahuan Alam) IPA Menurut Para Ahli

Pengertian (Ilmu Pengetahuan Alam) IPA Menurut Para Ahli

Apa Itu IPA? 

IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) atau sering disebut Sains, dalam Bahasa Inggris “Science” mempunyai berbagai macam pengertian. Beberapa ahli di berbagai bidang merumuskan suatu definisi science yang operasional. 
  • Fisher Science adalah kumpulan pengetahuan yang diperoleh dengan menggunakan metode-metode yang berdasarkan observasi. 
  • Carin Science adalah suatu kumpulan pengetahuan yang tersusun secara sistematik, yang di dalam penggunaannya secara umum terbatas pada gejala-gejala alam. Perkembangan science tidak hanya ditunjukkan oleh kumpulan fakta saja, tetapi juga oleh timbulnya metode ilmiah dan sikap ilmiah. 
  • Nash seorang ahli kimia, menekanakan bahwa science adalah suatu proses atau suatu cara untuk meneropong dunia.
  • Wigner seorang ahli fisika mendefinisikan science sebagai gudang / penyimpanan tentang gejala-gejala alam. 
  • T.H. Huxley, seorang ahli biologi Science adalah pikiran sehat yang diorganisir. Secara tepat pernyataan yang mudah dimengerti ini melukiskan kewajaran dan kemasukakalan (rasionalitas) pengetahuan ilmiah sehingga dapat membantu melenyapkan beberapa ilmu sihir (mistik) yang sering melingkupi science.
  • Bube, seorang ahli fisika Science adalah pengetahuan tentang dunia alamiah yang diperoleh dari interaksi indera dengan dunia tersebut. Pernyataan ini memberikan suatu ketelitian yang menarik terhadap dua aspek tentang bagaimana observasi terjadi (berlangsung) : 1. Observasi gejala-gejala alam (yang merupakan dasar-dasar otoritas dimana pengetahuan ilmiah berlaku) melalui pikiran dan indra seseorang. 2. Proses observasi menyangkut dua jalur interaksi antara pengamat (orang yang melakukan observasi) dan objek (sesuatu yang diobservasi) 
  • James Conant, seorang ahli kimia organik Science adalah rangkaian konsep-konsep yang saling berhubungan dan baganbagan konsep yang telah berkembang sebagai suatu hasil eksperimentasi dan observasi, dan merupakan hasil eksperimentasi dan observasi yang lebih lanjut.
  • Benyamin, seorang ahli filsafat Science adalah “mode of inquiry” yang berusaha untuk mencapai pngetahuan tentang dunia dengan menggunakan metode hipotesa yang telah ditetapkan terhadap apa yang diberikan di dalam observasi. 
  • Dampier, seorang ahli sejarah science Science adalah pengetahuan tentang gejala-gejala alam yang teratur dan studi rasional tentang hubungan antara konsep-konsep yang mana gejala-gejala ini dinyatakan. 
  • A.N. Whitehed menyatakan bahwa Sains dibentuk karena pertemuan dua orde pengalaman. Orde pertama didasarkan pada hasil observasi terhadap gejala/ fakta (orde observasi) dan orde kedua didasarkan pada konsep manusia mengenai alam semesta (orde konsepsional).
  • H.W. Fowler IPA merupakan ilmu yang sistematis yang berhubungan dengan gejala-gajala kebendaan dan didasarkan terutama atas pengamatan dan induksi.
  • Sund mendefinisikan Science sebagai berikut : 1. Scientific attitudes (sikap ilmiah), yaitu kepercayaan/ keyakinan, nilainilai, gagasan/ pendapat, objektif. 2. Scientific methods (metode ilmiah), yaitu cara-cara khusus dalam menyelidiki/ memecahkan masalah. 3. Scientific products (produk ilmiah), berupa fakta, prinsip, hukum, teori dan sebagainya.

Sekian Pengertian Tentang IPA, Semoga Bermanfaat.